Bimbingan dan Konseling

Visi :

Menjadi Program Studi yang unggul dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologidalam bidang Bimbingan Konseling dengan berlandaskan falsafah Tri Hita Karana.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran untuk menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas tinggi, di bidang Bimbingan
  2. Menyelenggarakan penelitian untuk pengembangan, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang Bimbingan Konseling
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka meningkatkan konstribusi Program Studi Bimbingan Konseling dalam rangka meningkatkan kesejahtraan masyarakat.
  4. Menyelenggarakan kerjasama dan kemitraan yang saling menguntungkan berdasarkan nota kesepahaman Undiksha dengan perguruan tinggi lain, instansi terkait, dunia usaha dan industry dalam bidang Bimbingan Konseling.

Tujuan

  1. Untuk menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas dibidang Bimbingan Konseling melalui penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran.
  2. Untuk mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang Bimbingan Konseling melalui penyelenggaraan penelitian.
  3. Untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologidalam rangka meningkatkan konstribusi Program studi Bimbingan Konseling , dalam rangka meningkatkan kesejahtraan masyarakat melalui penyelenggaraan pengabdian kepada masyarakat.
  4. Untuk menjalin kerjasama dan kemitraan yang saling menguntungkan berdasarkan MOU Undiksha dengan perguruan tinggi lain , instansi terkait, dunia usaha dan industri dalam bidang Bimbingan Konseling.

Profil Lulusan

  1. Guru BK/ Konselor Sekolah
    Pendidik yang professional memiliki kemampuan pedagogic dan keilmuan bidang studi Bimbingan konseling yang tinggi, serta mampu mengelola layanan Bimbingan Konseling yang memandirikan, baik secara klasikal, kelompok maupun individual.
  2. Peneliti
    Peneliti bidang Pendidikan dan Bimbingan Konseling yang mampu melakukan riset tingkat pemula, dengan menggunakan logika berpikir ilmiah untuk memberikan alternatif pemecahan masalah.
  3. Tenaga Ahli
    Menguasai konsep dasar teoritik bidang Bimbingan Konseling secara mendalam, mampu menformulasikan penyelesaian masalah prosudural dalam bidang tersebut, dan mampu mengkomunikasikan secara lisan maupun tertulis serta mampu membangun hubungan interpersonal yang produktif.
  4. Konselor
    Konselor dunia usaha dan industri, ABK, kespro dan NAPZA yang professional. Memiliki kemampuan memberikan layanan konseling yang bermutu tinggi serta mampu mengelola proses konseling yang memandirikan.

Untuk informasi selengkapnya mengenai Bimbingan dan Konseling

Pin It on Pinterest

Shares
Share This