Singaraja, 11 April 2025 – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Kerja Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) pada Jumat, 11 April 2025. Acara ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga 13 April 2025, dan bertujuan untuk menyusun serta memantapkan program kerja organisasi kemahasiswaan FIP selama satu tahun ke depan. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Dekan III FIP Undiksha yang mewakili Dekan FIP. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dalam organisasi. “Musyawarah kerja adalah bagian penting dari perjalanan organisasi. Tanpa perencanaan yang baik, semua usaha tidak akan berjalan dengan optimal,” tuturnya. Ia juga menekankan penerapan prinsip POAC (Planning, Organising, Acting, Controlling) sebagai dasar penataan organisasi menuju kesuksesan.
Dalam wawancaranya, Ketua BEM FIP Undiksha menyampaikan bahwa tahun ini Musyawarah Kerja kembali melibatkan tiga organisasi mahasiswa sekaligus, yaitu BEM FIP, HMJ Pendidikan Dasar, dan HMJ IPPB. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi dalam mengatasi tantangan efisiensi organisasi. “Meskipun ada tantangan efisiensi yang harus dihadapi, kita harus kolaborasi untuk mengurangi beban masing-masing organisasi,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan adanya inovasi baru berupa forum diskusi awal yang dilaksanakan pada 9 April 2025 bersama HMJ. “Inovasi atau program baru dari BEM FIP yang sudah terlaksana adalah forum diskusi sebelum musyawarah kerja. Kedepannya kami akan melanjutkan program ‘BEM Collaboration’ untuk menyusun inovasi-inovasi baru, termasuk kegiatan bersama seperti saat Cakra HUT. Harapan saya, kita bisa menjalankan program kerja ini bersama karena ini juga merupakan momen ulang tahun Fakultas Ilmu Pendidikan,” tambahnya.
Kegiatan musyawarah kerja ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, seperti Wakil Dekan I, II, dan III, Ketua Jurusan Pendidikan Dasar, Ketua Jurusan IPPB, Ketua Gugus Etik, Sekretaris Simkatmawa, serta para dosen di lingkungan FIP.
Ketua Panitia kegiatan, Ni Putu Eka Putri Desyani juga membagikan pengalamannya dalam memimpin kepanitiaan. Ia menyatakan bahwa persiapan kegiatan sudah dimulai sejak Maret 2025, tak lama setelah pelantikan pengurus ormawa. “Kita membentuk kepanitiaan masing-masing di BEM dan HMJ. Tantangan utama ada pada koordinasi, karena banyak koordinator berasal dari mahasiswa semester 2 yang masih baru, sehingga kita dari kakak tingkat harus banyak membimbing dan mendampingi,” ungkapnya. Meski begitu, ia merasa bangga dan bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. “Saya merasa senang bisa dipercaya menjadi ketua panitia, meskipun di hari-H seperti ini ada rasa deg-degan juga,” katanya dengan semangat.
Musyawarah Kerja ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah formal perencanaan, namun juga forum sinergi untuk menciptakan gerakan mahasiswa yang solid, kreatif, dan berkontribusi nyata bagi FIP Undiksha.




