Singaraja – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Pendidikan Psikologi dan Bimbingan (IPBB)Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Undiksha menorehkan aksi berdampak dengan melaksanakan kegiatan IPPB Care Volution yang dilaksanakan pada 12 hingga 13 Juni 2025 bertempat di Gedung Serbaguna, Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng.
IPPB Care Volution Bakti Sosial merupakan salah satu program kerja HMJ IPPB FIP Undiksha yang mengusung tema “Building Hope and Education Together with IPPB Care Volution”. Kegiatan yang menggabungkan aksi sosial dan edukatif yang berdampak langsung bagi masyarakat diawali dengan pembukaan resmi dan dihadiri oleh pimpinan FIP Undiksha, perwakilan organisasi mahasiswa di lingkungan FIP, perwakilan sekolah, desa, serta seluruh peserta dan fungsionaris HMJ IPPB.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi materi bertajuk “Esensialisme Keberadaan Layanan Bimbingan dan Konseling” yang disampaikan oleh perwakilan Unit Pelaksana Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Undiksha. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dan masyarakat tentang pentingnya layanan BK dalam mendukung kesehatan mental, pengembangan diri, dan pencapaian akademik. Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan permainan edukatif yang melibatkan siswa sebagai bentuk pendekatan yang menyenangkan dan membangun interaksi positif.
Tidak hanya fokus pada aspek pendidikan dan psikososial, IPPB Care Volution juga menunjukkan kepedulian terhadap isu lingkungan melalui kegiatan pembersihan pantai. Di samping itu, pembagian paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan turut menjadi bagian dari aksi kemanusiaan dalam kegiatan ini. Keseluruhan program ini dirancang untuk menghadirkan manfaat konkret bagi masyarakat, sekaligus menumbuhkan kepekaan sosial dan nilai-nilai pengabdian di kalangan mahasiswa.
Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman akan pentingnya layanan BK dan mempererat hubungan antara kampus dan lingkungan sekitar. Dari terlaksananya kegiatan ini, kami berharap ke depannya IPPB Care Volution dapat terus berlanjut dengan konsep yang lebih inovatif dan berdampak luas. (hms FIP)




