PROPETNO: Program Belajar Etnomatematika Berbasis Upakara Bali Bagi Anak Komunitas Ketunaan di Psikologi Pradnyagama

  Publish 29 September 2025       Humas FIP 

Pembelajaran matematika bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) sering kali menjadi tantangan besar, terutama dalam memahami konsep materi yang memerlukan media konkret seperti geometri. Di Komunitas Ketunaan di Psikologi Pradnyagama, Singaraja, siswa kelas Sekolah Bertalenta Khusus (SBK) menghadapi kesulitan ini, ditambah dengan minimnya integrasi budaya lokal yang membuat pelajaran terasa jauh dari kehidupan sehari-hari.

Merespons kondisi tersebut, tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menghadirkan solusi inovatif melalui program bertajuk “PROPETNO: Program Belajar Etnomatematika Berbasis Upakara Bali”. Program ini menggabungkan konsep geometri dengan elemen budaya Bali seperti upakara, membuat pembelajaran lebih kontekstual dan menyenangkan.

Program ini menyasar 12 siswa kelas SBK di Komunitas Ketunaan di Psikologi Pradnyagama, yang terletak di Jalan Toya Anakan 2, Perumahan Graha Asri LC 8, Blok B Timur No. 15-17, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Dipimpin oleh tim mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar, program ini menjadi bentuk nyata kontribusi universitas dalam menciptakan pendidikan inklusif yang berbasis kearifan lokal.

Melalui pendekatan TAKSU (Tekun, Aktif, Kreatif, Santai, Unik), anak komunitas ketunaan diajak membuat replika upakara seperti ituk-ituk (segitiga), taledan (persegi), lamak (persegi panjang), dan tamiang (lingkaran) serta untuk bangun ruang membuat replika kwangen (kerucut) serta menjawab pertanyaan di LKPD menggunakan replikasi sokasi (kubus), sangku (tabung) dan jaja gipang (balok), sambil menghubungkannya dengan bangun datar dan ruang. Kegiatan ini dikembangkan dalam empat tahapan: Propetno Awal, Pencerahan, Propetno Aksi, dan Propetno Puncak, yang dilaksanakan selama 12 sesi dari Juli hingga Oktober 2025.

“Program ini tidak hanya meningkatkan pemahaman geometri, tapi juga meningkatkan lifeskill (kedisiplinan dan rasa ingin tahu) dan memperkuat identitas budaya Bali pada anak-anak ketunaan. Melalui media interaktif berbasis Upakara Bali, mereka belajar dengan rasa ingin tahu yang lebih tinggi dan hasil yang memuaskan,” ujar NI Luh Putu Diah Cahya Astari, ketua tim PKM-PM PROPETNO.

Program ini dilaksanakan secara intensif, dengan bimbingan dosen pendamping yang memastikan kegiatan berlangsung inklusif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan: skor pre-test rata-rata 16,6% (kategori Sangat Kurang) naik menjadi 88,8% pada post-test (kategori Baik). Luaran program mencakup Buku Pedoman Mitra (tersedia di https://heyzine.com/flip-book/6dcb7b6b76.html), akun media sosial @propetnoundiksha.id, dan pameran hasil karya siswa.

Melalui Propetno, tim menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan inklusif bagi ABK. Program ini tidak hanya menjadi upaya untuk meningkatkan minat belajar matematika, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak ketunaan untuk tumbuh kreatif, disiplin, dan terhubung dengan budaya leluhur.

Kategori: 

Kata Kunci: 

    Publikasi Terkait: 

    30 Juli 2026

    FIP Undiksha Dukung Inovasi Industri Kreatif melalui Program “Parametrika Batik Buleleng” bagi Penenun Lokal Desa Pacung

    Singaraja — Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri kreatif berbasis kearifan […]
    30 Juli 2026

    FIP Undiksha Dampingi Guru SD Perkuat Konsep Matematika melalui Pembelajaran Berbasis Citizen Science

    Singaraja — Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai wujud komitmen dalam […]
    30 Juli 2026

    FIP Undiksha Hadirkan “Senam Senang Hati” untuk Perkuat Ketahanan Mental dan Regulasi Emosi Siswa Sekolah Dasar

    Singaraja — Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pelaksanaan […]
    30 Juli 2026

    Membangun Karakter Lewat Budaya Lokal: FIP Undiksha Implementasikan Pembelajaran Berbasis Asta Brata di SDN 1 Astina

    Singaraja — Globalisasi dan perubahan sosial yang memengaruhi perilaku generasi muda, sekolah menghadapi tantangan besar untuk tidak hanya mencetak peserta […]