Singaraja – Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Pendidikan, Psikologi, dan Bimbingan (IPPB) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha sukses menggelar Intellecta Talk 2025 sebagai bagian dari peringatan World Mental Health Day. Kegiatan ini menjadi wadah inspiratif untuk memperkuat kesadaran sivitas akademika terhadap pentingnya kesehatan mental di tengah tantangan era disrupsi.
Dengan mengusung tema “Embracing Balance to Cultivate Wellness, Resilience, and Hope in the Disruption Era”, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber internasional, yakni Ng Da Xuan, Ph.D. dari James Cook University Singapore dan Assoc. Prof. Dr. Azzmawaty Moh. Nur dari University of Malaya. Keduanya memberikan pandangan mendalam mengenai pentingnya menjaga keseimbangan hidup, ketahanan psikologis, serta harapan di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III FIP Undiksha, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap komitmen mahasiswa IPPB dalam mengangkat isu penting terkait kesehatan mental. Ia juga secara simbolis membuka rangkaian kegiatan Syncounlogy#5, yang menjadi bagian integral dari upaya fakultas dalam memperkuat pendidikan karakter dan kesejahteraan psikologis mahasiswa.
Kegiatan Intellecta Talk 2025 dilaksanakan secara semi daring, memadukan partisipasi luring di Gedung Balingkang Confucius Institute Undiksha dengan keikutsertaan peserta daring melalui Zoom Meeting. Format ini memungkinkan interaksi yang luas dan inklusif antara narasumber, mahasiswa, serta peserta dari berbagai daerah dan institusi.
Melalui kegiatan ini, IPPB FIP Undiksha menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan kesejahteraan mental, ketangguhan emosional, dan keseimbangan hidup bagi generasi muda. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga menumbuhkan semangat wellness, resilience, dan hope dalam menghadapi dinamika perubahan global.





