Singaraja – Pameran Inovasi Tahun 2025 kembali digelar oleh Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha. Ratusan karya media pembelajaran hasil inovasi mahasiswa dipamerkan selama dua hari, mulai Kamis, 18 Desember hingga Jumat, 19 Desember 2025, dengan mengusung tema “Inovasi Pendidikan Berbasis Ilmu dan Teknologi untuk Mewujudkan Pembelajaran Inklusif dan Berkelanjutan.” Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan FIP Undiksha yang ditandai dengan pemukulan gong.
Dalam sambutannya, Dekan FIP Undiksha menyampaikan apresiasi atas perkembangan kualitas karya inovasi mahasiswa yang menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Beliau juga memberikan arahan kepada Wakil Dekan I, Ketua Jurusan, serta para Koordinator Program Studi agar ke depan proyek mahasiswa dapat direncanakan sejak awal semester dan dijadikan sebagai bagian dari dokumentasi serta refleksi pembelajaran. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas karya dan penelitian mahasiswa secara berkelanjutan.
Selain itu, Dekan FIP Undiksha menegaskan komitmen fakultas dalam pengembangan penelitian dan inovasi pendidikan. Menurutnya, hasil pembelajaran di lingkungan FIP Undiksha tidak hanya berhenti pada tataran teori, namun juga harus mampu menghasilkan karya nyata yang berdampak bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.
Pameran Karya Inovasi ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan FIP Undiksha setiap akhir semester sebagai wadah untuk memperkenalkan karya kreatif mahasiswa kepada masyarakat. Selain menjadi ajang pameran, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat inovasi, kreativitas, dan kolaborasi di lingkungan akademik.
Pada pameran tahun ini, ditampilkan sebanyak 721 media pembelajaran, yang terdiri atas 349 media digital dan 372 media konkret. Seluruh karya tersebut merupakan hasil inovasi mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FIP Undiksha, di antaranya PGSD, PGPAUD, Bimbingan dan Konseling, serta Teknologi Pendidikan. Media pembelajaran yang dipamerkan dikembangkan dengan memanfaatkan berbagai model pembelajaran inovatif untuk mendukung terwujudnya pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
Tidak hanya menampilkan pameran karya, hari pertama Pameran Inovasi FIP Undiksha 2025 juga dirangkaikan dengan Seminar Pendidikan bertajuk “Inovasi Pendidikan: Menjawab Tantangan Pendidikan Inklusif dan Berkelanjutan.” Seminar ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng, yaitu Ida Bagus Gede Surya Bharata, S.Pd., MAP.
Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya peran inovasi pendidikan dalam menjawab tantangan pembelajaran masa kini, khususnya di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan karakter peserta didik.
Selama pelaksanaan pameran, suasana dipenuhi antusiasme para pengunjung. Berbagai alat peraga edukatif, aplikasi digital, hingga media pembelajaran interaktif karya mahasiswa berhasil menarik perhatian pengunjung karena desainnya yang menarik serta aplikatif dalam mendukung proses pembelajaran. Pameran Inovasi FIP Undiksha 2025 pun diharapkan dapat menjadi inspirasi dan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan yang lebih maju dan berkelanjutan.





