Singaraja — Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Prof. Dr. I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd., membuka kegiatan pembahasan kerja sama dan teknis penempatan mahasiswa persiapan magang luar negeri pada Jumat (20/02/2026). Kegiatan ini dihadiri pimpinan di lingkungan FIP, Ketua Gugus Kerja Sama dan Internasionalisasi, delapan kepala sekolah SD negeri di Singaraja, serta mahasiswa yang disiapkan mengikuti program internship ini sebagai bagian dari penguatan internasionalisasi.
Dalam sambutannya, Dekan FIP menyampaikan bahwa program internship internasional telah dirintis sejak 2022 untuk memberikan mahasiswa pengalaman memahami dunia pendidikan global. Pada 2023 mahasiswa dikirim ke salah satu sekolah di Melbourne, kemudian pada 2024 diperluas ke Taiwan. Program ini rutin dilaksanakan setiap April atau Oktober, dan pada 2026 direncanakan berkolaborasi dengan KBRI serta memperluas jejaring melalui kerja sama dengan sekolah bilingual NBBS.
Ketua Gugus Kerja Sama dan Internasionalisasi, Ibu Ketut Herya Darma Utami, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa program internship ini atau yang sering disebut international student mobility berlangsung maksimal tiga bulan melalui tiga fase, yakni magang domestik di fase pertama, magang internasional selama empat minggu sebagai observer dan asisten guru di fase kedu, serta implementasi kembali di sekolah asal di fase ketiga. Salah satu kepala sekolah menyambut positif program ini karena membuka peluang pembelajaran bilingual serta kolaborasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Melalui kolaborasi ini, FIP Undiksha berharap program internship internasional dapat berjalan berkelanjutan, memberi dampak nyata bagi sekolah mitra, serta melahirkan calon pendidik yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global dalam mencerdaskan generasi bangsa.





