FIP Undiksha Berdayakan Pemuda Desa Sidetapa Menuju Sentra Anyaman Bambu Melalui Program Youth Empowerment

  Publish 25 Oktober 2025       Humas FIP 

Sidetapa, Buleleng – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui program Youth Empowerment di Desa Sidetapa, salah satu desa adat di Kabupaten Buleleng yang dikenal sebagai sentra kerajinan anyaman bambu. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda dan pengrajin lokal agar mampu mengembangkan potensi desa melalui inovasi dan pengelolaan usaha berbasis kearifan lokal.

Kegiatan yang melibatkan tim dosen Undiksha, terdiri atas Drs. I Made Suarjana, M.Pd., Anak Agung Istri Dewi Adhi Utama, S.Pd., M.Pd., I Made Aditya Dharma, S.Pd., M.Pd., dan Dr. I Nyoman Sila, M.Hum. Pemerdayaan Desa Binaan ini menggandeng dua mitra utama, yaitu kelompok pengrajin “Lampion Ananta Design” dan karang taruna Desa Sidetapa sebagai perwakilan pemuda aktif desa.

Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Sidetapa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemuda, pengrajin, dan tim dosen dalam mengembangkan sentra anyaman bambu. “Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memberdayakan pemuda Sidetapa. Melalui keterlibatan karang taruna, kami berharap sentra kerajinan desa bisa lebih berkembang dan produktif,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa masyarakat Sidetapa sebagian besar bekerja sebagai pengrajin bambu. Aktivitas menganyam telah menjadi tradisi turun-temurun dan sumber penghidupan utama. Namun, kendala yang dihadapi pengrajin meliputi keterbatasan bahan baku serta sarana dan prasarana produksi yang masih manual. “Kami berharap kehadiran tim FIP Undiksha dapat membantu memaksimalkan peralatan dan manajemen produksi sehingga kuantitas dan kualitas hasil kerajinan meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pengabdian, Drs. I Made Suarjana, M.Pd., dalam sambutannya menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pelatihan teknis, tetapi juga mencakup teknik peningkatan desain produk, inovasi, manajemen usaha, dan strategi pemasaran digital. “Melalui sinergi antara tim pengabdian, pengrajin, dan karang taruna, kami ingin menciptakan produk anyaman yang lebih kreatif dan dikenal luas melalui pemanfaatan teknologi digital,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari program pemberdayaan berkelanjutan di Desa Sidetapa. “Jika kegiatan tahun ini berjalan sukses, kami berharap tahun depan bisa dilanjutkan dan dikembangkan lagi. Tujuan akhirnya adalah menjadikan Sidetapa benar-benar sebagai sentra unggulan anyaman bambu,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, FIP Undiksha menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi lokal berbasis budaya dan teknologi, serta mendorong kemandirian pemuda desa dalam menghadapi tantangan ekonomi kreatif di era digital.

Kategori: 

Kata Kunci: 

    Publikasi Terkait: 

    30 Juli 2026

    FIP Undiksha Dukung Inovasi Industri Kreatif melalui Program “Parametrika Batik Buleleng” bagi Penenun Lokal Desa Pacung

    Singaraja — Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri kreatif berbasis kearifan […]
    30 Juli 2026

    FIP Undiksha Dampingi Guru SD Perkuat Konsep Matematika melalui Pembelajaran Berbasis Citizen Science

    Singaraja — Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai wujud komitmen dalam […]
    30 Juli 2026

    FIP Undiksha Hadirkan “Senam Senang Hati” untuk Perkuat Ketahanan Mental dan Regulasi Emosi Siswa Sekolah Dasar

    Singaraja — Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pelaksanaan […]
    30 Juli 2026

    Membangun Karakter Lewat Budaya Lokal: FIP Undiksha Implementasikan Pembelajaran Berbasis Asta Brata di SDN 1 Astina

    Singaraja — Globalisasi dan perubahan sosial yang memengaruhi perilaku generasi muda, sekolah menghadapi tantangan besar untuk tidak hanya mencetak peserta […]