FIP Undiksha Dorong Implementasi Problem Based Learning melalui Pengabdian kepada Guru SD Negeri 3 Banjar Tegal

  Publish 30 Juli 2026       Humas FIP 

Singaraja — Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Skema Penerapan Ipteks sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Kegiatan bertajuk “Pelatihan dan Pendampingan Problem Based Learning (PBL) bagi Guru SD Negeri 3 Banjar Tegal sebagai Upaya Mewujudkan Pendidikan Abad ke-21” ini dilaksanakan pada Mei hingga Juli 2026 di SD Negeri 3 Banjar Tegal. Program dipimpin oleh Dr. Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd. dengan tim pelaksana yang terdiri atas Dr. I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd., Dr. Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd., Dr. I Gusti Ayu Tri Agustiana, S.Pd., M.Pd., dan Ni Wayan Eka Widiastini, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan Problem Based Learning (PBL) sebagai salah satu model pembelajaran yang mampu mengembangkan keterampilan abad ke-21. Secara khusus, program ini difokuskan pada peningkatan pengetahuan guru mengenai konsep dan karakteristik PBL, sekaligus meningkatkan keterampilan guru dalam merancang pembelajaran yang mengintegrasikan model tersebut. Sebanyak sepuluh orang guru SD Negeri 3 Banjar Tegal berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan sebagai upaya memperkuat profesionalisme guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik.

Pelaksanaan kegiatan mengacu pada model pelatihan yang dikembangkan oleh Joyce dan Showers, dengan memadukan metode demonstrasi, ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Rangkaian kegiatan disusun menggunakan pola in–out–in, yang diawali dengan seminar penguatan konsep Problem Based Learning, dilanjutkan dengan penyusunan rencana pembelajaran berbasis PBL, praktik micro teaching, hingga implementasi pembelajaran secara langsung di kelas. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan agar guru memperoleh kesempatan untuk merefleksikan praktik pembelajaran, menerima umpan balik, serta menyempurnakan perangkat dan strategi pembelajaran yang telah dirancang sehingga dapat diterapkan secara efektif dalam kegiatan belajar mengajar.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, FIP Undiksha berharap guru-guru SD Negeri 3 Banjar Tegal semakin siap mengimplementasikan Problem Based Learning dalam proses pembelajaran sehingga mampu membangun kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi peserta didik sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kontribusi FIP Undiksha dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan dampak langsung bagi peningkatan mutu pendidikan dasar serta penguatan kapasitas profesional guru.

Kategori: 

Kata Kunci: 

    Publikasi Terkait: 

    30 Juli 2026

    FIP Undiksha Dukung Inovasi Industri Kreatif melalui Program “Parametrika Batik Buleleng” bagi Penenun Lokal Desa Pacung

    Singaraja — Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri kreatif berbasis kearifan […]
    30 Juli 2026

    FIP Undiksha Dampingi Guru SD Perkuat Konsep Matematika melalui Pembelajaran Berbasis Citizen Science

    Singaraja — Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai wujud komitmen dalam […]
    30 Juli 2026

    FIP Undiksha Hadirkan “Senam Senang Hati” untuk Perkuat Ketahanan Mental dan Regulasi Emosi Siswa Sekolah Dasar

    Singaraja — Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pelaksanaan […]
    30 Juli 2026

    Membangun Karakter Lewat Budaya Lokal: FIP Undiksha Implementasikan Pembelajaran Berbasis Asta Brata di SDN 1 Astina

    Singaraja — Globalisasi dan perubahan sosial yang memengaruhi perilaku generasi muda, sekolah menghadapi tantangan besar untuk tidak hanya mencetak peserta […]