Singaraja – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) terus menunjukkan perannya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Buleleng melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. FIP Undiksha menggelar pelatihan bertajuk “Sing and Have Fun with English untuk Penguatan Vocabulary Size dan Mengurangi Anxiety pada Pembelajaran Bahasa Inggris di Gugus IV Buleleng” di SDN 1 Banyuasri yang diikuti oleh guru-guru dari Gugus IV Buleleng. Diketuai oleh I Ketut Armawan, dengan dukungan tim dosen I Nyoman Suprapta dan Ketut Herya Darma Utami.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FIP Undiksha, Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd., yang dalam sambutannya memberi apresiasi atas kolaborasi dosen, mahasiswa, dan guru. Ia menekankan pentingnya sinergi kampus dengan sekolah untuk menghadirkan metode pembelajaran yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap tantangan yang dihadapi guru dalam pengajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar. Dua permasalahan utama yang menjadi sorotan adalah keterbatasan penguasaan kosakata (vocabulary size) dan rasa cemas (anxiety) yang dialami baik guru maupun siswa ketika berkomunikasi dalam Bahasa Inggris. Melalui pelatihan ini, FIP Undiksha berupaya memberikan solusi dengan menghadirkan pendekatan pembelajaran berbasis lagu dan permainan.
Pendekatan ini dinilai efektif karena mampu menciptakan suasana belajar yang lebih santai, menyenangkan, dan interaktif. Selain itu, pelatihan juga memperkenalkan pemanfaatan media pembelajaran digital untuk membantu guru mengembangkan materi yang kreatif dan relevan, sehingga siswa tidak hanya memperkaya kosakata, tetapi juga lebih percaya diri dalam berkomunikasi.
Para peserta pelatihan menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka menilai bahwa metode berbasis lagu dan permainan mampu membuka peluang baru dalam mengajarkan Bahasa Inggris secara kreatif. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan wawasan teknis mengenai pembuatan dan pemanfaatan media pembelajaran digital yang dapat digunakan secara berkelanjutan di sekolah masing-masing.
Dengan terlaksananya pelatihan ini, FIP Undiksha berharap guru-guru di Gugus IV Buleleng dapat mengimplementasikan metode pembelajaran yang variatif, inovatif, dan ramah bagi siswa. Hal ini diharapkan berdampak positif terhadap peningkatan keterampilan bahasa, rasa percaya diri, dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. (hms FIP)




