Singaraja – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) Zona 1. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Google Meet ini menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman, meningkatkan kapasitas, serta memperkuat sinergi seluruh unsur dalam mendukung pembangunan Zona Integritas secara berkelanjutan di lingkungan FIP Undiksha.
Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FIP Undiksha, Wakil Dekan II, serta anggota Gugus ZI-WBK FIP Undiksha. Pelaksanaan bimtek menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat kesiapan seluruh jajaran dalam menjalankan berbagai program pembangunan Zona Integritas, terutama dalam menghadirkan tata kelola pelayanan pendidikan yang semakin berkualitas.
Dalam sambutannya, Dekan FIP Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd., menyampaikan harapan agar Undiksha dapat meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) pada tahun 2027. Harapan tersebut perlu diiringi dengan kesungguhan, kerja sama, dan komitmen seluruh sivitas akademika untuk membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas serta profesionalisme.
Dekan juga menekankan pentingnya menindaklanjuti hasil evaluasi pembangunan Zona Integritas melalui perubahan nyata dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab. Menurutnya, pembangunan Zona Integritas tidak cukup hanya diwujudkan melalui pemenuhan dokumen dan administrasi, tetapi harus tercermin dalam perilaku kerja, kedisiplinan, transparansi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu narasumber dalam kegiatan ini, Nanik Handayani, S.E., memberikan pemaparan mengenai penguatan pembangunan Zona Integritas. Materi yang disampaikan menjadi bekal bagi peserta untuk memahami strategi, langkah, serta aspek penting dalam membangun lingkungan kerja yang berorientasi pada pencegahan korupsi, peningkatan akuntabilitas, dan penguatan kualitas pelayanan publik.
Melalui pemaparan materi dan diskusi, peserta didorong untuk memahami bahwa keberhasilan pembangunan ZI-WBK membutuhkan keterlibatan aktif seluruh unsur organisasi. Setiap unit kerja memiliki peran strategis dalam menerapkan prinsip integritas, meningkatkan efektivitas tata kelola, serta memastikan setiap layanan dilaksanakan secara transparan, profesional, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, hasil bimtek diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui penguatan program kerja dan penerapan budaya kerja yang konsisten.
Melalui kegiatan ini, FIP Undiksha menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembangunan Zona Integritas sebagai bagian dari transformasi kelembagaan. Target meraih predikat ZI-WBK tahun 2027 diharapkan tidak hanya menjadi capaian administratif, tetapi juga menjadi wujud perubahan budaya organisasi yang menghadirkan pelayanan publik yang bersih, berkualitas, dan berintegritas. Komitmen tersebut menjadi langkah bersama dalam mewujudkan FIP Undiksha yang unggul dan berdampak bagi masyarakat.




