Kejuaraan Pencak Silat Bali International Championship II, Dewa Ayu Gita Sabet Medali Emas untuk FIP Undiksha

  Publish 7 Juli 2022       Humas FIP 

Denpasar – Atlet pencak silat putri kebanggaan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), I Dewa Ayu Mas Gita Pramesti (PGSD), berhasil harumkan nama Fakultas usai menyabet Juara 1 Kelas B Dewasa Putri dalam Kejuaraan Pencak Silat Bali International Championship II Tahun 2022, yang digelar di gelanggang GOR Praja Raksaka Kodam IX/Udayana, Kepaon, Denpasar Selatan, pada Selasa-Kamis (5-7/7/2022). Ia yang juga mewakili Undiksha dalam laga ini, berhasil memboyong Medali Emas usai mengalahkan atlet Perguruan Naga Sakti – Jawa dengan skor telak 3-0.

Torehan atlet putri kebanggaan FIP Undiksha itu disambut bangga Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd., pihaknya bersama jajaran sangat mengapresiasi capaian yang telah diraih mahasiswa PGSD UPPBM Denpasar. Ia berharap kedepan prestasi FIP dapat terus meningkat, baik di taraf Regional, Nasional, bahkan Internasional, menurutnya capaian gemilang ini dapat mendukung ketercapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), Simkatmawa, serta Klasterisasi Fakultas.

“Saya selaku Wakil Dekan III, sangat mengapresiasi prestasi yang diraih mahasiswa PGSD UPBBM Denpasar ini. Kami sudah menyiapkan insentif-insentif khusus bagi mahasiswa yang telah memenangkan lomba, sebagai stimulus untuk terus berkarya demi kebesaran Fakultas Ilmu Pendidikan. Selain itu, kami juga mengkonversi prestasi-prestasi itu ke dalam nilai mata kuliah.”, ujarnya.

Dikonfirmasi, Dewa Ayu Gita meluapkan rasa bangganya dapat mengharumkan nama Fakultas dan Lembaga. Prestasi ini dinilai sebagai lompatan untuk meraih medali dalam kejuaraan berikutnya. Meski mengalami cedera kaki saat pertandingan berlangsung, kegigihan Dewa Ayu Gita menghantarkan Undiksha sebagai juara Umum 2. “Saya sangat bangga bisa memberikan yang terbaik untuk Universitas Pendidikan Ganesha dan bersyukur mendapatkan pengalaman bertanding laga dengan berbagai perguruan silat di seluruh Indonesia, walaupun mengalami cedera kaki saat final, saya tetap berjuang habis-habisan untuk meraih medali emas. Kejuaraan ini merupakan motivasi untuk berprestasi dalam kejuaraan berikutnya. Saya berharap kedepannya agar lebih ditingkatkan lagi latihan fisik dan teknik-teknik dalam pertandingan, sehingga dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi kedepannya”, pungkasnya. (hms Dewa Nida)

Kategori: 

Kata Kunci: 

    Publikasi Terkait: