Singaraja – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali memperkuat jejaring kolaborasi antar lembaga pendidikan tinggi. Kali ini, FIP Undiksha menerima kunjungan akademik dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas IVET Semarang pada Rabu, 2 Juli 2025. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Seminar FIP B ini menjadi momentum penting dalam pengembangan inovasi di bidang Bimbingan dan Konseling.
Kunjungan resmi ini diawali dengan sambutan dari perwakilan FKIP IVET Semarang dan Wakil Dekan II FIP Undiksha. Dalam sambutannya, kedua pihak menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital. Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar kerja sama akademik jangka panjang.
Mengangkat tema Best Practice in Empowering Future School Counselors, kegiatan dilanjutkan dengan sesi seminar yang menghadirkan dua narasumber dari masing-masing institusi. Prof. I Ketut Dharsana, M.Pd., Kons., dosen FIP Undiksha, membawakan materi berjudul “Tri Hita Karana dan Tat Twam Asi sebagai Konsep Dasar Konseling Kognitif dengan Teknik Konseling Inokulasi untuk Menangani Rundung Verbal.” Materi tersebut menekankan pentingnya pendekatan berbasis kearifan lokal dalam proses konseling.
Sementara itu, Dr. Tri Leksono Prihandoko, S.Kom., M.Pd., Kons. dari FKIP Universitas IVET Semarang memaparkan materi “Layanan Bimbingan dan Konseling Berbantuan Teknologi di Era Generasi Zoomers.” Paparan ini menyoroti pemanfaatan teknologi dalam menjawab kebutuhan layanan konseling pada generasi digital masa kini.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para dosen di lingkungan FIP Undiksha serta rombongan dosen dan mahasiswa dari FKIP Universitas IVET Semarang. Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun kerja sama yang lebih erat dalam pengembangan kurikulum, riset bersama, serta pertukaran praktik baik dalam penyelenggaraan pendidikan Bimbingan dan Konseling.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kedua institusi berharap kegiatan ini menjadi langkah awal menuju kemitraan strategis yang berkelanjutan demi mencetak tenaga pendidik dan konselor profesional di masa depan.




