Singaraja – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Guru dalam Meningkatkan Kompetensi Pengelolaan Kelas Inklusif Berbasis Digital di SD Negeri 1 Poh Bergong, Gugus IX Kecamatan Buleleng.
Kegiatan ini dihadiri oleh guru-guru sekolah dasar se-Gugus IX dan dibuka secara resmi oleh Ketua Gugus IX Kecamatan Buleleng, yang juga Kepala SD Negeri 1 Poh Bergong, Nyoman Santika, S.Pd. SD. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru sebagai upaya menjawab tantangan pendidikan dasar di era digital sekaligus mendukung terciptanya pembelajaran inklusif.
Ketua Tim Pengabdian, Wayan Eka Paramartha, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa mempersiapkan kelas inklusi di sekolah merupakan amanat Undang-Undang Dasar 1945, di mana setiap anak berhak memperoleh pendidikan. “Hal ini juga menjadi bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa serta sejalan dengan komitmen perguruan tinggi untuk mendukung terwujudnya pendidikan inklusif yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan pendampingan telah berlangsung pada 2–4 September 2025, dengan fokus pada praktik pembuatan kuis interaktif berbasis Canva, pengembangan tes gaya belajar, hingga penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Adapun sesi pelatihan utama berupa workshop dilaksanakan pada 13 September 2025 dengan menghadirkan narasumber Muhammad Idris, M.Pd., yang membawakan materi tentang Peningkatan Kompetensi Pengelolaan Kelas Inklusif Berbasis Digital dalam Pembelajaran Deep Learning di Sekolah Dasar.
Melalui kegiatan ini, guru-guru se-Gugus IX Buleleng memperoleh wawasan, keterampilan, serta pengalaman langsung dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pengelolaan kelas inklusif. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar serta mendukung tercapainya pendidikan yang adil, merata, dan inklusif bagi seluruh peserta didik.





