Singaraja – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pendampingan dan Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Kreatif dan Edukasi Kesehatan untuk Sekolah Binaan Inovatif.” Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Muhammadyah 2 Singaraja dengan sasaran para guru SMP sebagai peserta utama.
Kegiatan resmi dibuka oleh Ketua Yayasan Muhammadyah Singaraja, Drs. Andi Wadi, S.Pd., M.Pd., serta dihadiri oleh kepala sekolah, pengawas, dan para guru. Tim pengabdian diketuai oleh Wayan Eka Paramartha, S.Pd., M.Pd., dengan anggota Prof. Dr. I Ketut Dharsana, M.Pd., Moh. Jafron Syah, M.Si., Septia Rahmawati, M.Pd., dan Rindhi Marverissa, M.Acc.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Moh. Jafron Syah, M.Si. yang membahas strategi pembelajaran kreatif berbasis pendekatan inovatif serta integrasi edukasi kesehatan ke dalam proses belajar mengajar. Materi mencakup penyusunan perangkat ajar, pemanfaatan media digital, hingga penerapan metode pembelajaran aktif yang mendorong keterlibatan siswa secara lebih optimal.
Untuk menilai efektivitas penyampaian materi, para guru diberikan post-test yang berfungsi mengukur tingkat pemahaman dan menyaring kebutuhan pendampingan lanjutan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan intensif selama dua hari. Dalam sesi ini, tim pengabdi bersama narasumber mendampingi guru dalam merancang dan mengimplementasikan strategi pembelajaran kreatif melalui simulasi, diskusi kelompok, serta praktik langsung penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengintegrasikan edukasi kesehatan.
Program ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran kreatif. Kedua, memperkuat integrasi edukasi kesehatan sebagai bagian penting dari proses pembelajaran di sekolah. Ketiga, mendorong sekolah binaan agar berkembang menjadi model sekolah inovatif yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Undiksha berharap guru tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara langsung di kelas. Dengan demikian, sekolah binaan dapat menjadi contoh dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif, sehat, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.




