Denpasar — Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kota Denpasar menyelenggarakan workshop “Transformasi Layanan BK untuk Pendidikan yang Lebih Bermakna” pada Selasa, (09/06/2026), di SMP Negeri 17 Denpasar. Kegiatan ini menghadirkan Guru Besar Bimbingan dan Konseling Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Prof. Dr. Kadek Suranata, S.Pd., M.Pd., Kons., sebagai narasumber.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Kadek Suranata memaparkan materi tentang “Pengembangan dan Implementasi Model Sistem Layanan Pendidikan Anti Kekerasan yang Adaptif, Inklusif, dan Berkelanjutan di Sekolah Berbasis Neurosains.” Ia menjelaskan bahwa pendekatan neurosains dapat membantu guru BK memahami respons otak terhadap stres, trauma, dan tekanan emosional sehingga layanan konseling dapat diberikan secara lebih tepat dan efektif.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa pencegahan kekerasan di sekolah perlu dilakukan melalui layanan yang tidak hanya berfokus pada aturan, tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis peserta didik. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan siswa secara optimal.
Melalui kegiatan ini, para guru BK memperoleh wawasan baru mengenai penerapan layanan konseling berbasis neurosains. Workshop ini menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas layanan BK sekaligus mendukung terwujudnya pendidikan yang lebih bermakna dan bebas dari kekerasan.




