Davao, Filipina — Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha (FIP Undiksha) kembali menunjukkan eksistensinya di kancah internasional dengan mengirimkan delegasi mahasiswa dalam program International Academic and Cultural Exposure Batch 2 yang dilaksanakan pada tanggal 18 maret 2025 di Holy Cross of Davao College (HCDC), Davao, Filipina.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperluas jejaring akademik dan kebudayaan, serta memperkuat peran aktif mahasiswa dalam diplomasi pendidikan global. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para mahasiswa melakukan kunjungan resmi ke Konsulat Jenderal RepublikIndonesia (KJRI) dan Sekolah Indonesia Davao (SID). Kunjungan ini bertujuan untuk melaporkan rencana kegiatan selama berada di Filipina sekaligus menyampaikan permohonan izin agar dapat berpartisipasi dalam proses pembelajaran di SID.
Kehadiran mahasiswa FIP Undiksha di SID menjadi simbol nyata sinergi antara institusi pendidikan Indonesia dan komunitas pendidikan di luar negeri. Selain menjalin hubungan kelembagaan, para mahasiswa juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembelajaran di sekolah tersebut.
Tak hanya itu, delegasi juga melaksanakan kunjungan ke Commission on Higher Education (CHED), lembaga pemerintah Filipina yang berwenang dalam pengelolaan pendidikan tinggi. Audiensi ini menjadi langkah penting dalam menjalin hubungan formal sekaligus menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan mahasiswa selama tiga minggu ke depan di Filipina.
Program ini bukan hanya menjadi ajang pembelajaran lintas budaya, tetapi juga memperkuat kompetensi mahasiswa dalam konteks global, menjadikan mereka agen perubahan yang mampu membawa nilai-nilai pendidikan Indonesia ke panggung dunia.
Dengan semangat Jaya, Unggul, dan Metaksu, FIP Undiksha terus melangkah mantap dalam mewujudkan visi internasionalisasi pendidikan tinggi.




