Singaraja — Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha kembali menggelar pameran karya inovasi mahasiswa pada akhir semester genap tahun akademik 2024/2025. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Juni hingga 2 Juli 2025, mengusung tema “Inovasi Berdampak untuk Mewujudkan Pendidikan yang Maju di Lingkungan Fakultas Ilmu Pendidikan.”
Pameran yang digelar secara langsung ini menampilkan sebanyak 446 media pembelajaran inovatif, terdiri atas 389 karya dari Program Studi PGSD, 10 karya dari Program Studi PGPAUD, 42 karya dari Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), serta 5 karya dari Program Studi Teknologi Pendidikan. Seluruh karya mahasiswa tersebut merupakan hasil kreativitas dan kemampuan mahasiswa FIP Undiksha dalam merancang solusi pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.
Kegiatan pameran ini secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama Undiksha, Prof. Dr. Gede Rasben Dantes, S.T., M.T.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pameran ini adalah wujud nyata komitmen Undiksha dalam menghasilkan karya-karya inovatif di bidang pendidikan. Lebih lanjut, Prof. Rasben menegaskan pentingnya peran aktif seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi demi mendukung visi universitas menjadi institusi unggul dan bereputasi di Asia pada tahun 2045.
“Mudah-mudahan visi universitas menjadi universitas unggul di Asia bisa tercapai, bahkan lebih awal dari tahun 2045. Dan kita harus terus berbenah, belajar dari apa yang sudah dilakukan universitas-universitas besar seperti UNY dan UNNES. Intinya hanya satu: bagaimana kita membimbing anak-anak kita menjadi generasi yang lebih berkualitas ke depannya,” tegasnya.
Sebagai bagian dari rangkaian pembukaan pameran, juga diselenggarakan seminar pendidikan yang menghadirkan alumni Prodi BK Undiksha, Gede Danu Setiawan, S.Pd., M.Pd., yang kini menjabat sebagai Dekan FKIP Universitas Panji. Dalam materinya yang bertajuk “GROW-VITY: Mewujudkan Pendidikan Inklusif dan Berkarakter,” Danu Setiawan menekankan pentingnya membangun karakter dan lingkungan belajar yang inklusif sebagai fondasi pendidikan masa depan.
Kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang unjuk karya, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bersama bagi mahasiswa, dosen, dan seluruh civitas akademika untuk mengembangkan gagasan-gagasan inovatif yang mampu menjawab tantangan zaman. Dengan semangat kolaborasi dan kreativitas, pameran ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan FIP Undiksha dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia.
Dengan terlaksananya pameran ini, FIP Undiksha kembali membuktikan komitmennya sebagai kampus yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing dalam mencetak lulusan berkualitas yang siap berkontribusi untuk kemajuan pendidikan Indonesia.




