Singaraja, 2 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali memperkuat komitmennya dalam membangun pendidikan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi masa depan. Melalui kegiatan Pelatihan Menumbuhkan Curiosity dan Lifelong Learning dalam Ekosistem Pendidikan Adaptif untuk Meningkatkan Literasi Kritis dan Ketahanan Masyarakat, tim pengabdian FIP Undiksha berupaya menyiapkan ekosistem belajar yang mampu menghadapi tantangan era digital dan transformasi sosial yang dinamis.
Kegiatan yang diselenggarakan di Gugus 9 Kecamatan Buleleng ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memperkuat sinergi antara guru, siswa, dan orang tua. Kolaborasi tiga elemen ini dianggap sebagai kunci utama dalam membentuk ekosistem pendidikan yang tangguh dan berkelanjutan.
Program yang diketuai oleh Made Dharma Susena Suyasa, S.S., M. Hum. bertujuan untuk melatih guru agar mampu merancang pembelajaran berbasis teknologi yang kreatif dan kontekstual, membantu siswa dalam meningkatkan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, serta mengedukasi orang tua dan masyarakat mengenai pentingnya keterlibatan mereka dalam mendukung proses belajar anak.
Solusi yang diberikan mencakup pelatihan guru dalam penggunaan teknologi pembelajaran, pelatihan literasi digital berbasis proyek untuk siswa, sosialisasi dan kampanye edukatif bagi masyarakat tentang risiko dan peluang dunia digital, serta pembentukan forum komunikasi orang tua dan sekolah melalui media digital.
Kegiatan ini dibuka oleh Dekan FIP Undiksha Prof. Dr. I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd dan dihadiri oleh Koordinator Wilayah, Ketua dan anggota pengabdian,nKetua gugus atau yang mewakili, Prof. Jianbang Deng dari Tamkang University, dan guru di Gugus 9 Kecamatan Buleleng. Dalam sambutannya, Prof. Dr. I Wayan Widiana menegaskan pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang adaptif di tengah perubahan zaman yang serba cepat.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif guru dan orang tua dalam setiap sesi pelatihan. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga mempraktikkan langsung penggunaan media digital, metode pembelajaran inovatif, serta strategi mendukung siswa agar tetap memiliki semangat belajar sepanjang hayat.
Melalui program ini, guru diharapkan semakin kompeten dalam mengajar dengan metode inovatif, siswa mampu lebih bijak dalam menyaring informasi dari internet, orang tua lebih sadar dan terlibat dalam ekosistem pembelajaran, serta sekolah memiliki lingkungan belajar yang lebih adaptif dan kolaboratif. Sasaran utama kegiatan ini adalah guru, siswa, dan orang tua di sekolah-sekolah yang berada di wilayah Gugus 9 Kecamatan Buleleng. (Hms FIP)





